JAGUNG MANIS

MANISE

Nomor SK Kementan : 486/Kpts/SR.120/2/2013
Rekomendasi : Dataran rendah - menengah
Ketahanan :
Jenis :
Rasa : Manis
Bentuk :
Ukuran : Tongkol tanpa klobot ± 24 x 5 cm
Warna :
Warna Daging : Bulir kuning
Umur Panen (HST) : 70 - 76 hst
Bobot : Dengan klobot ± 350g
Potensi Hasil : ± 12 ton/ha
PVT :
Cara Budidaya
A. PERSIAPAN & PENGOLAHAN TANAH
1.Pembersihan lahan dari rumput/ gulma serta bekas akar tanaman yang tersisa, agar pertumbuhan tanaman tidak terganggu dari inang hama dan penyakit.
2.Pembajakan tanah dan merotari jika dengan traktor sedalam 30-40 cm untuk menggemburkan tanah dan memperbaiki draenasi dan aerasi tanah.
3.Pemberian kapur dolomit bersamaan dengan olah tanah jika pH tanah <6. Dosis 2-3 ton/Ha, pH Optimal 6,8.
4.Pembuatan larikan dgn jarak 70 x 20 cm, dan pemberian pupuk organik jika di perlukan untuk tanah yang kurang subur dengan dosis 5 ton/Ha.
5.Pengolahan Tanah
  • Manual (Menggunakan cangkul untuk membalik dan menggemburkan tanah).
  • Mekanik (Menggunakan mesin dengan Rotary atau Jounder).
B. PENANAMAN
1. Penanaman dimulai dengan pembuatan lubang tanam dengan alat tugal sedalam 3 cm. Pada larikan yg telah dibuat, jarak 70 cm antar barisan/ larikan dan jarak 20 cm dalam  barisan.
2. Benih jagung di tanam 1 atau 2 butir per lubang, lubang tugal tutup tanah sedikit dan tabur/ kocor insektisida furadan/ curater 10–20 butir untuk mencegah serangan hama.
3. Kebutuhan benih per Ha sekitar 10 kg.
 
C. PEMELIHARAAN TANAMAN
1.Penyiraman dilakukan jika kondisi tanah kering.
2.Penyiangan rumput gulma biasanya dilakukan 2 kali setelah pemupukan ke 2 dan pemupukan susulan ke 3.
3.Pembumbunan biasa dilakukan setelah penyiangan ke 1 umur 4 - 5 MST, dengan cara meninggikan tanah pada barisan tanaman sehingga tanaman lebih tahan rebah.
4.Pemupukan dilakukan 3 kali umur 2 MST, 5 MST, dengan cara di tugal jarak lubang pupuk 10 cm dr tanaman 5 – 7,5 gr/tan dan lubang pupuk di tutup tanah.
 
Dosis Pemupukan
No
Jenis Pupuk
Susulan 1
Susulan 2
 
Keterangan
2 mst
5 mst
 
1
UREA
75 kg
125 kg
 
Mst = Minggu setelah tanam

2

NPK 15-15-15

150 kg

250 kg

 

3

KCL

 

50 kg

 

 

D. PENGENDALIAN HPT
1. Hama
  • Hama orong–orong dan jangkrik menyerang tanaman di awal sejak tanam. Aplikasi Furadan dan Regent Red, Curacron dosis sesuai petunjuk.
  • Ulat grayak menyerang tanaman fase vegetatif pd pucuk tanaman. Tabur 5 butir Curater pd pucuk tanaman usia 3 MST dan 5 MST.
  • Ulat Tongkol menyerang tanaman fase generative pada saat pengisian tongkol, pengendalian dengan aplikasi Insektisida Dangke  40 WP.
2. Penyakit
  • Bulai (P.maydis) menyerang usia vegetaif hingga tanaman umur 8 MST. Pencegahan dengan aplikasi acrobat 500 SC rutin mulai tanaman umur 2 MST setiap 2 minggu.
  • Hawar daun adalah bercak jamur yang menyerang daun jagung usia awal generative aplikasikan amistar Top.
  • Karat daun disebabkan oleh serangan jamur puccinia polyspora bercak berwarna kuning kemerahan, aplikasi dengan Mankozeb, antracol.
E. PANEN
Umur panen Jagung manis di dataran rendah umumnya mulai panen di umur 70 HST, jagung manis di panen dengan kelobotnya.